A.Perilaku Konsumen
Jika kita lapar apa yang kita butuhkan?
Tentu saja kita akan makan, ya khan ?!
Demikian juga jika haus, harus minum,
ingin ke mall …… ayo bawa apa?
Dan banyak lagi hal yang manusia
butuhkan dan harus dipenuhi atau dipuaskan.
Nach, kalau kita lihat yang kita bicarakan
tadi hanya makan dan minum saja, apakah
kebutuhan kita hanya makan dan minum?
Tentu saja tidak!!. Coba Anda sebutkan
kebutuhan lain yang harus Anda penuhi
atau Anda puaskan!.
Setelah Anda menyebutkan semua kebutuhan
Anda tentu dapat Anda membedakan jenis
kebutuhan tersebut, mana yang termasuk
konsumsi dan mana yang bukan. Ok ,
sekarang kita perhatikan pengertian
konsumsi berikut.
Konsumsi adalah :kegiatan mengurangi
atau menghabiskan nilai guna/manfaat
suatu barang atau jasa.
Dari pengertian tersebut, coba Anda
jawab pertanyaan berikut :
“Miranda nonton film ‘Ketika Cinta
Bertasbih’ di Blok M Theatre,
merupakan kebutuhan?” Untuk
membedakan mana kebutuhan
maupun bukan kebutuhan,
maka Anda harus memahami ciri-ciri
kegiatan konsumsi sebagai berikut:
1.barang yang digunakan dalam
kegiatan konsumsi merupakan
barang konsumsi.
2.ditujukan langsung untuk
memenuhi kebutuhan.
3.barang yang dipergunakan akan
habis atau berkurang.
Sebelum membaca uraian berikutnya,
Anda pilih dari tiga kegiatan berikut
mana yang termasuk kegiatan konsumsi:
1. Kasdiman mengangkut batu kapur
ke toko material
2. Miranda nonton film di bioskop
3. Pak Rachmad menggunakan pupuk
untuk tanaman sayurnya.
Bagaimana pilihannya?. Tentu saja yang
nomor 2, bukan?! Setelah Anda dapat
menentukan jawaban soal di atas,
selanjutnya kita akan membahas tujuan
dari kegiatan konsumsi. Ada empat
tujuan kegiatan konsumsi:
1. mengurangi nilai guna barang atau jasa
secara bertahap.
2. menghabiskan nilai guna barang sekaligus.
3. memuaskan kebutuhan secara fisik.
4. memuaskan kebutuhan rohani.
Agar pengertian Anda akan tujuan konsumsi
makin tertanam, perhatikan kembali soal
di atas. Apakah jawaban no. 2 tersebut
menurut Anda termasuk tujuan konsumsi?
B. Guna dan Nilai Barang/Jasa
Cobalah Anda ingat kembali pengertian dari
konsumsi sebagaimana yang telah diuraikan
di atas. Dari pengertian itu tampaklah
bahwa setiap barang dan jasa yang
dikonsumsi memiliki nilai/kegunaan.
Misalkan Anda mengkonsumsi nasi, maka
nasi bagi Anda memiliki nilai/kegunaan.
“Apakah yang dimaksud nilai/kegunaan?”.
Nilai atau kegunaan benda adalah
kemampuan suatu benda atau jasa untuk
digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan.
Kegunaan memiliki beberapa macam kegunaan
yang meliputi:
a.Kegunaan unsur ( element utility),
artinya suatu benda memiliki
kegunaan dilihat dari unsur benda.
Contoh: terigu yang dipergunakan
untuk membuat kue.
b.Kegunaan tempat ( place utility),
artinya benda itu memiliki kegunaan
setelah dipindahkan tempatnya.
Contoh: Pasir yang dipindahkan dari
sungai ke toko bangunan.
c.Kegunaan waktu ( time utility),
artinya benda itu memiliki kegunaan
apabila dipakai sesuai waktunya.
Contoh: Payung digunakan pada
saat hujan.
d.Kegunaan bentuk ( form utility),
artinya benda itu memiliki kegunaan
setelah dirubah bentuknya.
Contoh: Kayu gelondongan dirubah
menjadi meja
e.Kegunaan kepemilikan ( ownership
utility), artinya benda itu berguna
jika telah dimiliki.
Contoh: Mesin jahit yang dibeli
dari toko mesin jahit.
f.Kegunaan pelayanan ( service utility),
artinya pelayanan atau service
berguna jika diberikan.
Contoh: Dokter mengobati pasiennya.
Sebelum dilanjutkan, coba Anda jawab
pertanyaan di bawah ini:
1.Guru memberi pelajaran ke muridnya
memiliki kegunaan menurut .........
2.Buah durian yang dijual di pasar
memiliki kegunaan menurut .........
3.Laptop yang dibeli di toko komputer
memiliki kegunaan menurut .....
Untuk mengetahui jawabannya, pelajari
kembali uraian di atas!
Ok, sekarang kita lihat tentang nilai
suatu barang atau jasa, dimana nilai
barang atau jasa dapat dibedakan
menjadi dua macam nilai :
1.Nilai pakai
Jika Anda menulis di buku pakai pensil,
dikatakan pensil yang digunakan memiliki
nilai pakai. Jadi apakah yang dimaksud
dengan nilai pakai itu? Nilai pakai adalah
kemampuan suatu barang dan jasa untuk
digunakan oleh konsumen. Nilai pakai
terbagi atas nilai pakai subjektif,
yaitu nilai barang atau jasa yang ditinjau
dari penggunaan barang atau jasa.
Nilai pakai objektif adalah nilai
barang atau jasa yang ditinjau dari
barang atau jasa tersebut. Coba Anda
perhatikan contoh berikut. Cangkul bagi
petani memiliki nilai pakai subjektif
dan bagi bangsa Indonesia mempunyai
nilai pakai objektif.
2.Nilai tukar
Apakah yang dimaksud dengan nilai
tukar? Nilai tukar adalah kemampuan
suatu barang untuk ditukar dengan
barang lain. Nilai tukar terbagi atas
nilai tukar objektif, artinya nilai
tukar barang berdasarkan barangnya
dan nilai tukar subjektif, artinya nilai
tukar barang berdasarkan orang yang
menukarkannya. Contoh: Orang yang hobi
dengan lukisan akan mempunyai penilaian
yang berbeda dengan orang yang tidak
suka lukisan.
3.Teori Nilai Tukar Objektif
Nilai tukar objektif menurut beberapa
pandangan teori nilai dinyatakan
sebagai berikut.
a.Teori Nilai Biaya (Adam Smith)
Teori ini menekankan besarnya nilai
suatu benda ditentukan oleh jumlah
seluruh biaya yang dikeluarkan untuk
memproduksi barang. Teori Nilai Biaya
Produksi Tenaga Kerja (David Ricardo)
Teori ini lebih menekankan bahwa
besarnya nilai suatu barang sangat
ditentukan oleh besarnya upah tenaga
kerja untuk memproduksi barang tersebut.
c.Teori Nilai Tenaga Kerja Masyarakat
(Karl Marx)
Menurut teori ini nilai suatu barang
ditentukan oleh besarnya biaya rata-rata
upah tenaga kerja masyarakat.
d.Teori Nilai Biaya Reproduksi (Carey)
Menurut teori ini nilai suatu barang
berdasarkan biaya yang dikeluarkan
bila barang tersebut diproduksi kembali.
e.Teori Nilai Pasar (Humme dan Lock)
Berdasarkan teori ini besar kecilnya
nilai suatu barang sangat dipengaruhi
oleh terbentuknya harga pasar.
Senin, Februari 08, 2010
PASAR
1.PENGERTIAN PASAR
Becek, bau dan sumpek, itulah kesan kita kalau bicara soal pasar. Pernah ke pasar, kan? Yach, begitulah anggapan kita selama ini. Namun sesuai dengan kemajuan teknologi, pasar bukanlah tempat yang disebutkan di atas.
Setelah Anda perhatikan gambar di atas, berarti Anda mendapat gambaran tentang keadaan pasar dalam kehidupan sehari-hari. Agar Anda lebih mengerti tentang pengertian pasar silahkan Anda perhatikan pasar yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Pasar secara sederhana merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa.
Adapun pasar menurut kajian Ilmu Ekonomi memiliki pengertian; pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi :
a.Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam,
di antaranya:
1.Pasar tradisional
2.pasar raya
3.pasar abstrak
4.pasar konkrit
5.toko swalayan
6.toko serba ada
b.Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa
macam di antaranya:
1.Pasar ikan
2.Pasar buah-buahan
3.Pasar barang elektronik
4.Pasar barang perhiasan
5.Pasar bahan bangunan
6.Bursa efek dan saham
Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.
Coba Anda perhatikan di lingkungan tempat tinggal Anda, adakah macam-macam pasar yang disebutkan di atas. Pasar manakah yang sering Anda kunjungi?
2.Struktur Pasar
Struktur Pasar memiliki pengertian penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri. Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik dan monopsoni).
3.Pasar Persaingan Sempurna
Pengertian pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya/ tidak terbatas.
Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
a. Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.
b. Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.
e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
f. Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga).
4.Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Bagaimana, apakah di daerah Anda ada perusahaan yang seperti gambar di atas?
Kita telah membicarakan pasar persaingan sempurna, semoga Anda dapat memahami dengan baik. Apakah masih ada yang perlu Anda pahami lebih mendalam dari bahasan di atas? Jika tidak, mari kita lanjutkan pembahasan yang berhubungan dengan pasar persaingan tidak sempurna, di mana pada pasar persaingan tidak sempurna akan kita bagi pembahasannya ke dalam bahasan pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar duopoli, pasar monopolistik dan monopsoni.
a.Pasar Monopoli
Arti dari pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.
Pasar monopoli timbul akibat adanya praktek monopoli, yaitu pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu pelaku usaha/penjual yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum.
Berarti yang dimaksud dengan pasar monopoli adalah suatu bentuk hubungan antara permintaan dan penawaran yang dikuasai oleh satu pelaku ekonomi terhadap permintaan seluruh konsumen. Di dalam pasal 1 angka 1 UU Antimonopoli, monopoli didefinisikan suatu penguasaan atas produksi dan/atau pemasaran barang dan/atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok usaha.
Walaupun di pasar monopoli penjual tidak memiliki saingan, belum tentu ia dapat memperoleh keuntungan yang besar, hal ini mungkin saja terjadi bila biaya produksi berada di atas harga pasar.
Pada saat sekarang perusahaan yang seratus persen bersifat monopoli jarang ditemui, mungkin hanya beberapa komoditi jasa seperti telepon, gas, air dan listrik yang benar-benar dikuasai oleh penjual tunggal (di Indonesia dipegang oleh perusahaan pemerintah). Tetapi merekapun harus menghadapi persaingan dari industri lain, dan untuk jangka panjang tidak ada perusahaan yang benar-benar bebas dari serangan pesaing, artinya kemungkinan pasar monopoli tidak akan ada
lagi.
Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:
1.hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;
2.tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);
3.produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan
4.tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan
berupa keunggulan perusahaan.
Anda tentu bertanya mengapa terjadi pasar monopoli. Ada beberapa penyebab terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:
1.Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan
pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti
PT.Pos dan Giro, PT.PLN.
2.Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain,
sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu
menggunakan produk tersebut.
3.Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk
diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.
4.Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih mengembangkan
dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.
“Coba Anda perhatikan apakah di daerah Anda terdapat perusahaan yang memiliki
keadaan seperti yang disebutkan di atas?”
Baiklah, sebelum membahas masalah ini, coba Anda ingat kembali mengenai
pembahasan keuntungan/laba-rugi di modul keempat.
Penjual monopoli belum tentu mendapatkan keuntungan yang besar, karena mungkin
saja struktur biaya produksinya berada di atas harga pasar yang terbentuk. Seperti
kita ketahui pada pasar ini, penjual monopoli memiliki kemampuan untuk menentukan/
merubah harga. Namun demikian tetap saja memiliki keterbatasan dalam penetapan
harga, karena kalau terlalu mahal maka orang akan mencari alternatif barang lain.
Apakah Anda sudah memahami penjelasan perolehan laba maksimum di pasar monopoli? Jika belum coba Anda diskusikan dengan Guru Bina dan jika telah memahami, Anda bisa melanjutkan pada bahasan berikutnya.
b.Pasar Oligopoli
Arti dari pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan
penawaran, di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh
permintaan pasar.
Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:
1.Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
2.Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak
(differentiated product), seperti air minuman aqua.
3.Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk
masuk ke dalam pasar.
4.Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang
memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar
untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut.
Contoh dari produk oligopoli: semen, air
Apakah di daerah Anda terdapat perusahaan yang termasuk dalam kategori pasar
oligopoli? Berikan contohnya!
c.Pasar Duopoli
Arti pasar duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang
dikuasai oleh dua perusahaan.
Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
d.Pasar Monopolistik
Arti dari pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan
dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang
yang sama atau suatu struktur pasar dimana terdapat banyak produsen yang
menawarkan produk serupa, namun memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Pasar
monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi
barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang menjual produk
yang sejenis.
Contoh: produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan,
kesehatan, shampoo, kosmetik dan lain-lain.
Pasar kosmetik merupakan contoh pasar monopolistik. Di Indonesia, pasar ini
dikuasai oleh beberapa produsen seperti sari ayu dan mustika ratu.
Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
1.Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
2.Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
3.Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.
4.Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.
5.Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.
e.Pasar Monopsoni
Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau
pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam
pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan
dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.
5.Campur Tangan Pemerintah dalam Pembentukan Harga
Dalam kegiatan ekonomi suatu negara, tidak ada satupun pemerintah yang tidak campur tangan terhadap kegiatan ekonomi, salah satunya seperti yang ada di Indonesia. Dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 2 dinyatakan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara.
Secara umum dalam kegiatan penentuan harga di Indonesia sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme permintaan dan penawaran, akan tetapi pada situasi dan kondisi tertentu terkadang pemerintah melakukan campur tangan dalam pengendalian harga.
Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi kepentingan konsumen/masyarakat dan produsen agar tidak merasa dirugikan.Adapun bentuk campur tangan dalam pengendalian harga dilakukan dengan cara:
a.Secara langsung, artinya pemerintah menentukan atau mengubah terhadap harga-harga
tarif secara langsung atau dalam bentuk kebijakan pemerintah. Cara yang dilakukan
di antaranya dengan cara sebagai berikut:
1.Menetapkan tarif seperti listrik, air minum, BBM.
2.Menetapkan harga minimum dan harga maksimum
-Harga minimum atau harga dasar yang bertujuan untuk melindungi
produsen agar tidak rugi, seperti harga dasar gabah.
-Harga maksimum atau harga patokan yang bertujuan untuk melindungi
konsumen supaya harga tetap terjangkau masyarakat.
Hal ini bisa kita ambil contoh harga patokan semen.
3.Operasi pasar artinya melakukan penambahan penawaran langsung
terhadap produk yang tidak stabil, contoh harga beras terganggu
maka pemerintah melalui lembaga yang ditunjuk melakukan droping
beras ke pasar-pasar.
b.Secara tidak langsung, artinya mengubah hubungan permintaan dan penawaran.
Perubahan penawaran dilakukan melalui perubahan-perubahan produksi dan import.
Dengan mengatur keseimbangan permintaan dan penawaran akan menjamin stabilitas
harga dan mencegah inflasi. Cara yang dilakukan pemerintah diwujudkan
dalam bentuk kebijakan di antaranya:
1.Kebijakan Produksi yang bertujuan mengendalikan jumlah produk yang ditawarkan.
Apabila produk dalam negeri tidak mencukupi, maka pemerintah akan mendatangkan
barang/produk dari negara lain yang disebut impor.
2.Kebijakan Moneter yang bertujuan mengendalikan jumlah peredaran uang.
Karena kalau jumlah uang melebihi kebutuhan, maka akan berpengaruh terhadap
perubahan harga.
3.Kebijakan Subsidi
Subsidi pada hakekatnya merupakan bantuan pemerintah kepada pengusaha baik
berupa modal maupun peralatan. Diharapkan dengan pemberian subsidi setiap
produsen dalam penentuan harga akan lebih bersaing dan terjangkau
oleh masyarakat.
Untuk lebih memahami perkembangan berbagai kebijakan pemerintah,
coba Anda mencari artikel yang ada di koran dan majalah dan
simak berita di TV atau radio yang sering disampaikan oleh pemerintah.
Untuk lebih memahami pembahasan campur tangan pemerintah
dalam pembentukan harga, cobalah kerjakan latihan di bawah ini
Berilah tanda cek list ( ) pada kolom yang masih kosong!
No. Cara Pengendalian Harga Secara langsung Secara tidak langsung
1. Kebijakan moneter
2. Menentukan harga maksimum
3. Pemberian subsidi
4. Operasi pasar
5. Kebijakan pajak
6. Menentukan harga minimum
7. Kebijakan produksi
8. Menetapkan tarif/harga
Setelah Anda menyelesaikan soal latihan di atas Anda bisa mencocokkan jawabannya dengan jawaban di bawah ini. Apakah jawaban Anda benar semua atau masih ada yang salah? Jika jawaban Anda benar semua, selamat dan jika masih ada yang salah, silahkan untuk mempelajari kembali dengan lebih baik lagi.
Kolom yang diberikan tanda cek list ( )
1. Secara tidak Langsung
2. Secara Langsung
3. Secara tidak Langsung
4. Secara Langsung
5. Secara tidak Langsung
6. Secara Langsung
7. Secara tidak Langsung
8. Secara Langsung
Becek, bau dan sumpek, itulah kesan kita kalau bicara soal pasar. Pernah ke pasar, kan? Yach, begitulah anggapan kita selama ini. Namun sesuai dengan kemajuan teknologi, pasar bukanlah tempat yang disebutkan di atas.
Setelah Anda perhatikan gambar di atas, berarti Anda mendapat gambaran tentang keadaan pasar dalam kehidupan sehari-hari. Agar Anda lebih mengerti tentang pengertian pasar silahkan Anda perhatikan pasar yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Pasar secara sederhana merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa.
Adapun pasar menurut kajian Ilmu Ekonomi memiliki pengertian; pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi :
a.Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam,
di antaranya:
1.Pasar tradisional
2.pasar raya
3.pasar abstrak
4.pasar konkrit
5.toko swalayan
6.toko serba ada
b.Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa
macam di antaranya:
1.Pasar ikan
2.Pasar buah-buahan
3.Pasar barang elektronik
4.Pasar barang perhiasan
5.Pasar bahan bangunan
6.Bursa efek dan saham
Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.
Coba Anda perhatikan di lingkungan tempat tinggal Anda, adakah macam-macam pasar yang disebutkan di atas. Pasar manakah yang sering Anda kunjungi?
2.Struktur Pasar
Struktur Pasar memiliki pengertian penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri. Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik dan monopsoni).
3.Pasar Persaingan Sempurna
Pengertian pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya/ tidak terbatas.
Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
a. Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.
b. Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.
e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
f. Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga).
4.Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Bagaimana, apakah di daerah Anda ada perusahaan yang seperti gambar di atas?
Kita telah membicarakan pasar persaingan sempurna, semoga Anda dapat memahami dengan baik. Apakah masih ada yang perlu Anda pahami lebih mendalam dari bahasan di atas? Jika tidak, mari kita lanjutkan pembahasan yang berhubungan dengan pasar persaingan tidak sempurna, di mana pada pasar persaingan tidak sempurna akan kita bagi pembahasannya ke dalam bahasan pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar duopoli, pasar monopolistik dan monopsoni.
a.Pasar Monopoli
Arti dari pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.
Pasar monopoli timbul akibat adanya praktek monopoli, yaitu pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu pelaku usaha/penjual yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum.
Berarti yang dimaksud dengan pasar monopoli adalah suatu bentuk hubungan antara permintaan dan penawaran yang dikuasai oleh satu pelaku ekonomi terhadap permintaan seluruh konsumen. Di dalam pasal 1 angka 1 UU Antimonopoli, monopoli didefinisikan suatu penguasaan atas produksi dan/atau pemasaran barang dan/atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok usaha.
Walaupun di pasar monopoli penjual tidak memiliki saingan, belum tentu ia dapat memperoleh keuntungan yang besar, hal ini mungkin saja terjadi bila biaya produksi berada di atas harga pasar.
Pada saat sekarang perusahaan yang seratus persen bersifat monopoli jarang ditemui, mungkin hanya beberapa komoditi jasa seperti telepon, gas, air dan listrik yang benar-benar dikuasai oleh penjual tunggal (di Indonesia dipegang oleh perusahaan pemerintah). Tetapi merekapun harus menghadapi persaingan dari industri lain, dan untuk jangka panjang tidak ada perusahaan yang benar-benar bebas dari serangan pesaing, artinya kemungkinan pasar monopoli tidak akan ada
lagi.
Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:
1.hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;
2.tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);
3.produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan
4.tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan
berupa keunggulan perusahaan.
Anda tentu bertanya mengapa terjadi pasar monopoli. Ada beberapa penyebab terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:
1.Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan
pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti
PT.Pos dan Giro, PT.PLN.
2.Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain,
sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu
menggunakan produk tersebut.
3.Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk
diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.
4.Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih mengembangkan
dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.
“Coba Anda perhatikan apakah di daerah Anda terdapat perusahaan yang memiliki
keadaan seperti yang disebutkan di atas?”
Baiklah, sebelum membahas masalah ini, coba Anda ingat kembali mengenai
pembahasan keuntungan/laba-rugi di modul keempat.
Penjual monopoli belum tentu mendapatkan keuntungan yang besar, karena mungkin
saja struktur biaya produksinya berada di atas harga pasar yang terbentuk. Seperti
kita ketahui pada pasar ini, penjual monopoli memiliki kemampuan untuk menentukan/
merubah harga. Namun demikian tetap saja memiliki keterbatasan dalam penetapan
harga, karena kalau terlalu mahal maka orang akan mencari alternatif barang lain.
Apakah Anda sudah memahami penjelasan perolehan laba maksimum di pasar monopoli? Jika belum coba Anda diskusikan dengan Guru Bina dan jika telah memahami, Anda bisa melanjutkan pada bahasan berikutnya.
b.Pasar Oligopoli
Arti dari pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan
penawaran, di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh
permintaan pasar.
Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:
1.Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
2.Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak
(differentiated product), seperti air minuman aqua.
3.Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk
masuk ke dalam pasar.
4.Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang
memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar
untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut.
Contoh dari produk oligopoli: semen, air
Apakah di daerah Anda terdapat perusahaan yang termasuk dalam kategori pasar
oligopoli? Berikan contohnya!
c.Pasar Duopoli
Arti pasar duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang
dikuasai oleh dua perusahaan.
Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
d.Pasar Monopolistik
Arti dari pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan
dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang
yang sama atau suatu struktur pasar dimana terdapat banyak produsen yang
menawarkan produk serupa, namun memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Pasar
monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi
barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang menjual produk
yang sejenis.
Contoh: produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan,
kesehatan, shampoo, kosmetik dan lain-lain.
Pasar kosmetik merupakan contoh pasar monopolistik. Di Indonesia, pasar ini
dikuasai oleh beberapa produsen seperti sari ayu dan mustika ratu.
Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
1.Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
2.Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
3.Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.
4.Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.
5.Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.
e.Pasar Monopsoni
Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau
pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam
pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan
dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.
5.Campur Tangan Pemerintah dalam Pembentukan Harga
Dalam kegiatan ekonomi suatu negara, tidak ada satupun pemerintah yang tidak campur tangan terhadap kegiatan ekonomi, salah satunya seperti yang ada di Indonesia. Dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 2 dinyatakan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara.
Secara umum dalam kegiatan penentuan harga di Indonesia sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme permintaan dan penawaran, akan tetapi pada situasi dan kondisi tertentu terkadang pemerintah melakukan campur tangan dalam pengendalian harga.
Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi kepentingan konsumen/masyarakat dan produsen agar tidak merasa dirugikan.Adapun bentuk campur tangan dalam pengendalian harga dilakukan dengan cara:
a.Secara langsung, artinya pemerintah menentukan atau mengubah terhadap harga-harga
tarif secara langsung atau dalam bentuk kebijakan pemerintah. Cara yang dilakukan
di antaranya dengan cara sebagai berikut:
1.Menetapkan tarif seperti listrik, air minum, BBM.
2.Menetapkan harga minimum dan harga maksimum
-Harga minimum atau harga dasar yang bertujuan untuk melindungi
produsen agar tidak rugi, seperti harga dasar gabah.
-Harga maksimum atau harga patokan yang bertujuan untuk melindungi
konsumen supaya harga tetap terjangkau masyarakat.
Hal ini bisa kita ambil contoh harga patokan semen.
3.Operasi pasar artinya melakukan penambahan penawaran langsung
terhadap produk yang tidak stabil, contoh harga beras terganggu
maka pemerintah melalui lembaga yang ditunjuk melakukan droping
beras ke pasar-pasar.
b.Secara tidak langsung, artinya mengubah hubungan permintaan dan penawaran.
Perubahan penawaran dilakukan melalui perubahan-perubahan produksi dan import.
Dengan mengatur keseimbangan permintaan dan penawaran akan menjamin stabilitas
harga dan mencegah inflasi. Cara yang dilakukan pemerintah diwujudkan
dalam bentuk kebijakan di antaranya:
1.Kebijakan Produksi yang bertujuan mengendalikan jumlah produk yang ditawarkan.
Apabila produk dalam negeri tidak mencukupi, maka pemerintah akan mendatangkan
barang/produk dari negara lain yang disebut impor.
2.Kebijakan Moneter yang bertujuan mengendalikan jumlah peredaran uang.
Karena kalau jumlah uang melebihi kebutuhan, maka akan berpengaruh terhadap
perubahan harga.
3.Kebijakan Subsidi
Subsidi pada hakekatnya merupakan bantuan pemerintah kepada pengusaha baik
berupa modal maupun peralatan. Diharapkan dengan pemberian subsidi setiap
produsen dalam penentuan harga akan lebih bersaing dan terjangkau
oleh masyarakat.
Untuk lebih memahami perkembangan berbagai kebijakan pemerintah,
coba Anda mencari artikel yang ada di koran dan majalah dan
simak berita di TV atau radio yang sering disampaikan oleh pemerintah.
Untuk lebih memahami pembahasan campur tangan pemerintah
dalam pembentukan harga, cobalah kerjakan latihan di bawah ini
Berilah tanda cek list ( ) pada kolom yang masih kosong!
No. Cara Pengendalian Harga Secara langsung Secara tidak langsung
1. Kebijakan moneter
2. Menentukan harga maksimum
3. Pemberian subsidi
4. Operasi pasar
5. Kebijakan pajak
6. Menentukan harga minimum
7. Kebijakan produksi
8. Menetapkan tarif/harga
Setelah Anda menyelesaikan soal latihan di atas Anda bisa mencocokkan jawabannya dengan jawaban di bawah ini. Apakah jawaban Anda benar semua atau masih ada yang salah? Jika jawaban Anda benar semua, selamat dan jika masih ada yang salah, silahkan untuk mempelajari kembali dengan lebih baik lagi.
Kolom yang diberikan tanda cek list ( )
1. Secara tidak Langsung
2. Secara Langsung
3. Secara tidak Langsung
4. Secara Langsung
5. Secara tidak Langsung
6. Secara Langsung
7. Secara tidak Langsung
8. Secara Langsung
Rabu, Agustus 12, 2009
Sistem Ekonomi
Anda pasti pernah mendengar pepatah, lain lubuk lain pula ikannya. Kalau belum pernah, baca terus ya. Maksudnya setiap daerah berbeda hasil buminya, beda iklimnya, beda bahasanya, beda adat istiadatnya, beda makananannya, beda apalagi ya……? Begitu juga lain negara, maupun lain benua pasti kegiatan dan kebutuhannya tidak sama bukan ?!
Perbedaan itu pula yang menyebabkan masalah pokok ekonomi yang dihadapi masing-masing wilayah atau negara akan berbeda pula. Bagaimana caranya untuk menyelesaikan masalah pokok itu ?
Masing-masing negara mempunyai cara tersendiri untuk mengatasi masalah pokok ekonominya, dan cara tersebut lebih dikenal dengan sistem ekonomi. Sistem ekonomi adalah substansi dari aturan-aturan atau cara-cara yang digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.
Secara garis besar kita mengenal empat sistem ekonomi yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan situasi kondisi dan ideology negara yang bersangkutan. Keempat sistem ekonomi tersebut adalah sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi terpusat, sistem ekonomi pasar, dan sistem ekonomi campuran.
Sistem Ekonomi Tradisional
Pada masyarakat primitif atau tradisional, semua aspek kehidupan dan perilaku diatur oleh tradisi. Semua kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi dilakukan sesuai dengan kebiasaan yang secara turun-temurun diwariskan nenek moyangnya. Umumnya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja dan hasilnyapun terbatas hanya untuk keluarga dan kelompoknya saja.
Pada sistem tradisional, perubahan produksi dan konsumsi hampir tidak pernah ada karena masyarakat tradisional umumnya sulit menerima pembaruan. Tujuan utama mereka adalah mempertahankan kebiasaan yang sudah berlangsung sejak lama. Kehidupan sehari-hari harus dijalankan menurut norma-norma yang telah ditentukan dan dilakukan dari generasi-generasi. Jika diantara anggota masyarakat yang melanggar norma-norma tersebut, ia harus dihukum atau diasingkan dari masyarakat tersebut.
Sistem Ekonomi Komando
Sistem ekonomi komando ini disebut juga dengan sistem ekonomi terpusat atau tersentralisasi. Dalam sistem komando, jumlah dan jenis barang yang harus diproduksi ditentukan oleh pemerintah.
Menurut sistem ini pemerintah mempunyai kekuatan yang besar terhadap modal dan alat produksi. Seluruh kegiatan ekonomi diatur dan dikendalikan oleh pemegang kekuasaan atau pemerintah. Kegiatan-kegiatan pemerintah tidak selalu didasarkan pada usaha untuk mencari keuntungan atau mencapai tingkat efisiensi yang tinggi. Keadaan tersebut memungkinkan pemerintah untuk menggunakan semua tenaga kerja yang terdapat dalam perekonomian dan mentolelir pengangguran tersamar atau orang yang bekerja harus beberapa jam perhari. Dengan demikian pada sistem komando, pengangguran dapat dihapuskan dan distribusi pendapatan lebih mudah disesuaikan dengan yang dikehendaki.
Sistem Ekonomi Pasar
Salah satu pokok pemikiran Adam Smith dalam buku “ An inquiry into the nature and causes of the wealth of nations” atau ringkasnya “The wealth of nations” adalah sebagai berikut : pokok pemikiran Adam Smith di atas dianggap sebagai dasar kemunculan sistem ekonomi pasar. Kemakmuran bangsa akan terjamin jika setiap orang diberikan kebebasan untuk menentukan sendiri apa, berapa, dimana, dan bagaimana melakukan kegiatan ekonomi.
Pokok pemikiran Adam Smith di atas dianggap sebagai dasar kemunculan sistem ekonomi pasar, atau biasa disebut juga perekonomian kapitalis. Tata ekonomi yang paling mendukung kesejahteraan bangsa menurut pemikiran tersebut adalah tata ekonomi dimana pemerintah memberikan kebebasan kepada perseorangan dan badan-badan swasta untuk menyeenggarakan produksi dan konsumsi menurut pertimbangannya sendiri. Jenis dan jumlah produksi alat pemuas kebutuhan, bagaimana pendistribusiannya, dan untuk siapa alat pemuas kebutuhan tersebut ditujukan, semuanya ditentukan oleh mekanisme pasar.
Sistem Ekonomi Campuran
Pada masa kini sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang dipakai oleh kebanyakan negara. Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem organisasi ekonomi yang ditandai dengan keikutsertaan pemerintah dalam hal penentuan cara mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat. Akan tetapi, campur tangan tersebut tidak sampai menghapuskan sama sekali kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pihak swasta yang berjalan menurut prinsip-prinsip kegiatan ekonomi dalam perekonomian pasar. Melalui intervensi atau campur tangan pemerintah, kegiatan produksi nasional diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, faktor-faktor produksi dapat digunakan dengan efisien dan pada tempatnya, distribusi pendapatan menjadi lebih merata, dan perkembangan ekonomi yang mantap di masa depan dapat tercipta.
LATIHAN SOAL
1.Sebutkan sistem ekonomi yang Anda ketahui dan berilah contoh beberapa Negara yang menggunakan system tersebut!
2.Jika sistem pasar digunakan di Negara Indonesia, apa yang akan terjadi nantinya. Berilah tanggapan Anda mengenai hal ini.
3.Apakah yang dilakukan oleh Adam Smith berkenaan dengan sistem ekonomi yang ada, dan jelaskan pandangannya tentang sistem ekonomi tersebut.
4.Dapatkah Anda memberikan ciri-ciri dari sistem ekonomi komando berdasarkan literatur yang anda baca selama ini.
5.Bedakan antara sistem ekonomi pasar dengan ekonomi komando.
---end---
Perbedaan itu pula yang menyebabkan masalah pokok ekonomi yang dihadapi masing-masing wilayah atau negara akan berbeda pula. Bagaimana caranya untuk menyelesaikan masalah pokok itu ?
Masing-masing negara mempunyai cara tersendiri untuk mengatasi masalah pokok ekonominya, dan cara tersebut lebih dikenal dengan sistem ekonomi. Sistem ekonomi adalah substansi dari aturan-aturan atau cara-cara yang digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.
Secara garis besar kita mengenal empat sistem ekonomi yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan situasi kondisi dan ideology negara yang bersangkutan. Keempat sistem ekonomi tersebut adalah sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi terpusat, sistem ekonomi pasar, dan sistem ekonomi campuran.
Sistem Ekonomi Tradisional
Pada masyarakat primitif atau tradisional, semua aspek kehidupan dan perilaku diatur oleh tradisi. Semua kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi dilakukan sesuai dengan kebiasaan yang secara turun-temurun diwariskan nenek moyangnya. Umumnya produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja dan hasilnyapun terbatas hanya untuk keluarga dan kelompoknya saja.
Pada sistem tradisional, perubahan produksi dan konsumsi hampir tidak pernah ada karena masyarakat tradisional umumnya sulit menerima pembaruan. Tujuan utama mereka adalah mempertahankan kebiasaan yang sudah berlangsung sejak lama. Kehidupan sehari-hari harus dijalankan menurut norma-norma yang telah ditentukan dan dilakukan dari generasi-generasi. Jika diantara anggota masyarakat yang melanggar norma-norma tersebut, ia harus dihukum atau diasingkan dari masyarakat tersebut.
Sistem Ekonomi Komando
Sistem ekonomi komando ini disebut juga dengan sistem ekonomi terpusat atau tersentralisasi. Dalam sistem komando, jumlah dan jenis barang yang harus diproduksi ditentukan oleh pemerintah.
Menurut sistem ini pemerintah mempunyai kekuatan yang besar terhadap modal dan alat produksi. Seluruh kegiatan ekonomi diatur dan dikendalikan oleh pemegang kekuasaan atau pemerintah. Kegiatan-kegiatan pemerintah tidak selalu didasarkan pada usaha untuk mencari keuntungan atau mencapai tingkat efisiensi yang tinggi. Keadaan tersebut memungkinkan pemerintah untuk menggunakan semua tenaga kerja yang terdapat dalam perekonomian dan mentolelir pengangguran tersamar atau orang yang bekerja harus beberapa jam perhari. Dengan demikian pada sistem komando, pengangguran dapat dihapuskan dan distribusi pendapatan lebih mudah disesuaikan dengan yang dikehendaki.
Sistem Ekonomi Pasar
Salah satu pokok pemikiran Adam Smith dalam buku “ An inquiry into the nature and causes of the wealth of nations” atau ringkasnya “The wealth of nations” adalah sebagai berikut : pokok pemikiran Adam Smith di atas dianggap sebagai dasar kemunculan sistem ekonomi pasar. Kemakmuran bangsa akan terjamin jika setiap orang diberikan kebebasan untuk menentukan sendiri apa, berapa, dimana, dan bagaimana melakukan kegiatan ekonomi.
Pokok pemikiran Adam Smith di atas dianggap sebagai dasar kemunculan sistem ekonomi pasar, atau biasa disebut juga perekonomian kapitalis. Tata ekonomi yang paling mendukung kesejahteraan bangsa menurut pemikiran tersebut adalah tata ekonomi dimana pemerintah memberikan kebebasan kepada perseorangan dan badan-badan swasta untuk menyeenggarakan produksi dan konsumsi menurut pertimbangannya sendiri. Jenis dan jumlah produksi alat pemuas kebutuhan, bagaimana pendistribusiannya, dan untuk siapa alat pemuas kebutuhan tersebut ditujukan, semuanya ditentukan oleh mekanisme pasar.
Sistem Ekonomi Campuran
Pada masa kini sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang dipakai oleh kebanyakan negara. Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem organisasi ekonomi yang ditandai dengan keikutsertaan pemerintah dalam hal penentuan cara mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat. Akan tetapi, campur tangan tersebut tidak sampai menghapuskan sama sekali kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pihak swasta yang berjalan menurut prinsip-prinsip kegiatan ekonomi dalam perekonomian pasar. Melalui intervensi atau campur tangan pemerintah, kegiatan produksi nasional diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, faktor-faktor produksi dapat digunakan dengan efisien dan pada tempatnya, distribusi pendapatan menjadi lebih merata, dan perkembangan ekonomi yang mantap di masa depan dapat tercipta.
LATIHAN SOAL
1.Sebutkan sistem ekonomi yang Anda ketahui dan berilah contoh beberapa Negara yang menggunakan system tersebut!
2.Jika sistem pasar digunakan di Negara Indonesia, apa yang akan terjadi nantinya. Berilah tanggapan Anda mengenai hal ini.
3.Apakah yang dilakukan oleh Adam Smith berkenaan dengan sistem ekonomi yang ada, dan jelaskan pandangannya tentang sistem ekonomi tersebut.
4.Dapatkah Anda memberikan ciri-ciri dari sistem ekonomi komando berdasarkan literatur yang anda baca selama ini.
5.Bedakan antara sistem ekonomi pasar dengan ekonomi komando.
---end---
Selasa, Agustus 04, 2009
BIAYA PELUANG

Adanya kelangkaan sumber daya, membuat kita harus selalu memutuskan barang apa yang ingin kita beli atau aktivitas apa yang akan kita lakukan. Apakah akan menonton konser musik atau menonton TV di rumah? Beli bakso di kantin atau masak mie instant di rumah? Setiap pilihan yang kita ambil berarti pengorbanan atas pilihan lain, dan akan menimbulkan biaya untuk melakukan hal lain tersebut. Anda tahu apakah nama biaya tersebut ?
Oke. Ikuti pembahasan selanjutnya ya !!
1.Pengertian Biaya Peluang
Biaya peluang muncul ketika seseorang dihadapkan pada beberapa pilihan dan dia harus memilih salah satunya. Oleh karena itu, biaya peluang adalah nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena memiih alternatif kegiatan.
Konsep biaya peluang adalah sebuah peringatan bahwa jumlah nominal yang dikeluarkan tidak selalu merupakan biaya yang sesungguhnya. Misalnya jika Pemerintah memutuskan untuk membangun jalan raya melalui taman kota, biaya tanah yang diperlukan untuk membangun jalan raya mungkin akan terlihat murah dalam hal anggaran atau biaya yang dikeluarkan, akan tetapi hal tersebut akan mengorbankan masyarakat yang harus merelakan kesenangannya untuk menikmati indahnya taman atau menghilangkan penat sambil bercengkerama dengan kerabat atau keluarganya di taman tersebut.
Biaya yang benar-benar dikeluarkan disebut dengan biaya eksplisit, sedangkan biaya peluang merupakan biaya implisit. Namun baik biaya eksplisit maupun biaya implisit harus diperhitungkan dalam melakukan keputusan-keputusan ekonomi. Dan kedua biaya disebut dengan biaya sesungguhnya (genuine cost).
2. Bersikap Rasional Dalam Menyikapi Berbagai Pilihan
Seperti yang telah Anda baca sebelumnya adanya keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan menyebabkan pilihan dalam hidup manusia. Dimana pilihan itu akan menimbulkan biaya atau pengorbanan. Dan langkah yang akan dilakukanpun dapat menentukan manusia harus berfikir secara bertahap, rasional, dan menentukan skala prioritas.
Dalam menentukan kebutuhan, ada beberapa pertimbangan penting yang perlu Anda perhatikan.
1.Kebutuhan
Misalnya Anda ingin membeli handphone baru. Apakah handphone tersebut benar-benar dibutuhkan dan apakah ini pilihan yang cerdas ?
Sementara jika tidak memiliki handphone baru Anda masih bisa berkomunikasi.
2.Biaya yang ditimbulkan
Jika telah memiliki handphone berarti juga harus mengeluarkan biaya lagi yaitu biaya pulsa. Dalam hal ini Anda harus mempertimbangkan biaya peluang dan biaya yang sebenarnya yang harus anda keluarkan.
3.Manfaat
Anda harus bisa membandingkan manfaat yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan. Dan jika manfaatnya lebih kecil, keputusan membeli handphone baru tidaklah tepat dan Anda telah bertindak tidak rasional.
Bagaimana dengan pilihan Anda? Apakah suatu pilihan yang bermanfaat?
Untuk itu dalam menentukan pilihan perlu pertimbangan sebagai berikut :
1.Memilih barang dan jasa yang benar-benar bermanfaat
2.Dapat mengendalikan diri dalam berkonsumsi
3.Membuat perencanaan sebelum menentukan pilihan.
3.Perbedaan Biaya Sehari-hari Dengan Biaya Peluang
Biaya adalah pengorbanan untuk mendapatkan suatu tujuan. Di suatu perusahaan, biaya merupakan pengorbanan untuk memproduksi suatu barang, memasarkan suatu barang, atau kegiatan lainnya. Jika pengorbanan itu untuk memproduksi suatu barang, maka biaya atau pengorbanan tersebut dinamakan biaya produksi. Jika biaya tersebut untuk memasarkan suatu barang, maka biaya tersebut dinamakan biaya pemasaran.
Di atas kita telah menyinggung biaya eksplisit dan biaya implisit. Biaya eksplisit perusahaan adalah pembayaran tunai untuk membayar sumber daya yang dibeli di pasar sumber daya. Di dalam perusahaan, sumber daya adalah segala sesuatu yang diperlukan untuk aktivitas perusahaan. Biaya sumber daya dapat berupa upah, sewa, bunga, asuransi, pajak dan sejenisnya. Dengan kata lain, biaya eksplisit adalah biaya peluang sumber daya perusahaan dalam bentuk pembayaran tunai.
Di samping pengeluaran tunai atau biaya eksplisit, perusahaan juga menghadapi
biaya implisit yang merupakan biaya peluang (opportunity cost) dari penggunaan sumber daya milik perusahaan.
Laba akuntansi adalah pendapatan atau penerimaan dikurangi biaya eksplisit. Laba ekonomi adalah pendapatan dikurangi biaya eksplisit dan biaya implisit. Perusahaan dikatakan memperoleh laba ekonomi jika laba tersebut lebih besar daripada biaya peluang atau opportunity cost.
Oke, sekarang kita bedakan antara biaya sehari-hari dengan biaya peluang. Perhatikan contoh berikut ini !
Bu Emmy pergi ke Planet Hollywood 21 Theatre untuk menyaksikan film Harry Fotter pada hari Sabtu. Apabila dia tidak menonton, maka dia dapat mengisi pelajaran akuntansi pada klinik ekonomi di sekolah tempatnya mengajar dan akan mendapatkan honor sebesar Rp 75.000,00. Biaya yang dikeluarkan bu Emmy untuk transport dan tiket masuk sebesar ± Rp 50.000,00. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah berapa biaya yang dikorbankan bu Emmy untuk menonton Harry Fotter? Jawabannya adalah Rp 125.000,00. Mengapa demikian? Begini, biaya tersebut merupakan biaya eksplisit (biaya transport + tiket masuk Rp 50.000,00) dan biaya implisit (honor/upah yang hilang Rp 75.000,00). Dan pilihan bu Emmy adalah pergi ke Planet Hollywood Theatre dan meninggalkan alternatif untuk bekerja.
Jika kita cermati penjelasan di atas, dapat disimpulkan perbedaan biaya sehari-hari dengan biaya peluang. Biaya sehari-hari adalah pengorbanan yang harus dilakukan untuk melakukan suatu kegiatan (kegiatan ekonomi), tanpa memperhitungkan kerugian karena dikorbankannya kegiatan lain. Di lain pihak biaya peluang adalah biaya yang muncul secara implisit karena melakukan suatu kegiatan dan mengorbankan kegiatan yang lain. Biaya sehari-hari muncul dari kegiatan apa yang dilakukan. Biaya peluang muncul dari kegiatan lain yang tidak bisa dilakukan.
Nach, agar Anda lebih memahami masalah biaya peluang Anda dapat mengisi tabel di bawah ini.
Pemilihan alternatif dengan prinsip opportunity cost, misalnya Raka Pachlevi memiliki modal Rp. 700.000 dan digunakan untuk membuka toko donat, modal dipergunakan untuk pembelian bahan baku membuat donat dan bahan baku membuat topping. Untuk bahan baku donat dibutuhkan Rp. 20.000/kg dan Rp. 25.000/kg setiap harinya. Maka Raka Pachlevi dapat menggunakan dan menghabiskan modalnya dengan pilihan kombinasi sebagai berikut.
Modal Bahan donat Bahan topping
A Rp. 700.000 35 0
B Rp. 700.000 30 4
C Rp. 700.000 … 12
D Rp. 700.000 15 ..
E Rp. 700.000 … 20
F Rp. 700.000 … 24
G Rp. 700.000 0 …
Anda telah mempelajari tentang masalah kelangkaan dan hubungannya dengan pemuasan kebutuhan. Pasti Anda telah mampu menggolongkan berbagai kebutuhan yang Anda alami dan temui sehari-hari, bukan? Anda tentu juga dapat membedakan biaya peluang dan biaya sehari-hari. Nach, pada modul berikutnya Anda akan mempelajari permasalahan ekonomi yang erat kaitannya dengan bagaimana manusia dapat memuaskan kebutuhannya yang tak terbatas. Modul tersebut mempelajari berbagai sistem ekonomi yang digunakan untuk mengatasi masalah ekonomi.
LATIHAN KEGIATAN 4
Jawablah pertanyaan berikut ini.
1.Jika Anda dihadapkan pada pilihan untuk mengkonsumsi barang tertentu, apakah yang anda lakukan ?
2.Bedakan antara biaya eksplisit dengan biaya implisit, dan berikan masing-masing 3 contoh dari biaya tersebut.
3.Buatlah tabel dari modal Tuan Reza Facrurrozi dimana beliau mempunyai modal Rp 100.000.000 untuk membuat Kitchen Set di pabriknya.
4.Bedakan antara biaya sehari-hari dengan biaya peluang dan berikan contohnya.
5.Bedakan pula antara laba ekonomi dengan laba akuntansi.
------000------
Senin, Agustus 03, 2009
MASALAH POKOK EKONOMI

Pernahkah kamu atau keluarga Anda mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari misal ketika ayah Anda kehilangan pekerjaan (di PHK) Pada saat itu Anda ingin membantu orangtua Anda bukan? Apa yang akan Anda lakukan?
Ayo kita lihat kisah teman kita, Shanty, berikut ini.
Saat ini keluarga Shanty sedang mengalami permasalahan tersebut di atas. Kemudian Shanty memutuskan untuk mencari uang dengan menjual makanan di sekitar rumah dan sekolahnya. Selanjutnya, ia mulai menganalisis pertanyaan-pertanyaan seperti ini :
1. Makanan apa yang harus dibuat sebelum ia berangkat sekolah? Melihat waktu yang sempit Shanty memutuskan untuk membuat goreng-gorengan atau pangan kecil seperti : ubi, singkong, tahu, dan pisang goreng.
2. Bagaimana cara membuatnya? Siapa saja yang akan membantu? Shanty membagi tugas untuk ayah, ibu, dan adiknya. Ayah dan ibu bertugas membeli bahan-bahan makanan di pasar setiap malam. Shanty dan adiknya bertugas membuat makanan dibantu ibu.
3. Siapa sajakah orang-orang yang akan mengkonsumsi gorengan itu? Shanty berharap gorengan itu dapat dikonsumsi oleh yang membutuhkan sarapan, untuk itu ibu menitipkannya ke warung di dekat rumah, Shanty dan adik juga menitipkan gorengan di kantin sekolah.
Anda lihat bahwaShanty sudah dapat menjawab ketiga pertanyaan tersebut, bukan? Jawaban yang diberikan berupa tindakan ekonomi untuk memecahkan masalah ekonomi keluarganya. Cobalah anda ingat kembali permasalahan ekonomi yang Anda dan keluarga pernah alami. Apa yang Anda lakukan saat itu ?
Contoh di atas merupakan salah satu masalah ekonomi sebuah masyarakat kecil, yaitu keluarga. Masyarakat umum dan negarapun harus menjawab tiga pertanyaan tersebut.
Ayo, kita lihat lebih dekat tiga pertanyaan mendasar tersebut.
Dalam masyarakat banyak permasalahan yang dihadapi. Secara klasik dalam ilmu ekonomi dapat dijawab melalui kata tanya apa, bagaimana, dan siapa yang mampu mengatasi masalah tersebut, sehingga yang menjadi pokok masalah ekonomi ada tiga, yaitu: konsumsi, produksi dan distribusi.
1.Masalah Pokok Ekonomi Klasik
Konsumsi
Konsumsi adalah: suatu kegiatan yang menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu benda. Dalam kegiatan ekonomi yang dinamakan konsumsi, manusia menggunakan semua benda yang mereka butuhkan. Macam-macam kebutuhan yang digunakan dalam ekonomi klasik hanya terjadi secara sederhana saja. Seseorang atau disebut konsumen dalam kegiatan ekonomi hanya menghabiskan dan mengurangi nilai guna atau manfaat suatu benda saja. Dalam menghabiskan benda, konsumen benar-benar memakai benda tersebut tanpa sisa. Contohnya : makan, minum, dan lain sebagainya. Sedangkan jika mengurangi nilai guna, maksudnya konsumen menggunakan benda tersebut tidak sekaligus habis. Contohnya : memakai pasta gigi, sabun mandi, dan lain-lain.
Produksi
Produksi adalah : suatu kegiatan yang menghasilkan atau menambah nilai guna suatu benda. Pada kegiatan produksi, lebih cenderung dikenal sebagai produsen atau penghasil/mengolah suatu benda.
Distribusi
Distribusi adalah : suatu kegiatan yang menyalurkan benda dari produsen ke konsumen.
Pokok masalah tadi selanjutnya diperluas oleh aliran ekonomi modern, yaitu apa dan berapa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi.
2.Masalah Pokok Ekonomi Modern
Apa dan Berapa Barang Yang Akan Diproduksi (What).
Masyarakat harus menentukan jenis dan jumlah barang atau jasa yang akan diproduksi dan menentukan kapan proses produksi dilakukan (Paul A Samuelson, 2002). Sumber daya yang tersedia jumlahnya terbatas atau langka sehingga tdak ada perekonomian yang dapat memproduksi barang dan jasa sebanyak yang diinginkan oleh seluruh anggota masyarakatnya.
Apakah kita akan memproduksi beras atau gandum? Apakah kita akan membangun lebih banyak rumah mewah atau rumah sederhana? Dalam hal ini masyarakat harus memilih barang apa saja yang akan diproduksi atau berapa banyak barang tersebut diproduksi.
Bagaimana Cara Memproduksi (How)?
Setelah jenis dan jumlah produksi dipilih, persoalan yang harus dipecahkan adalah: bagaimana barang tersebut diproduksi? - siapa yang memproduksi? - sumber daya apa yang digunakan? - teknologi apa yang digunakan?
Barang dan jasa biasanya dapat diproduksi dengan kombinasi sumber daya dan teknik yang berbeda. Oleh sebab itu masyarakat menghadapi masalah pemilihan teknik mengolah sumber daya dengan biaya paling sedikit untuk setiap satuan barang dan jasa yang diputuskan untuk diproduksi.
Untuk siapa barang diproduksi (For Whom)?
Setelah pemecahan persoalan bagaimana memproduksi lebih lanjut adalah: untuk siapa ( for whom) barang yang akan diproduksi? - siapa yang harus menikmati? Masyarakat harus menentukan seberapa banyak kebutuhan dari setiap konsumen harus dipenuhi. Siapa yang membutuhkan buah-buahan impor. Untuk siapa barang-barang mewah diproduksi?
Nach, agar Anda lebih memahami masalah pokok ekonomi ini Anda dapat mengisi tabel di bawah ini.
TABEL MASALAH POKOK EKONOMI
EKONOMI KLASIK EKONOMI MODERN
1................................1..................................
2................................2..................................
3................................3..................................
LATIHAN KEGIATAN 3
Jawablah pertanyaan berikut ini.
1.Jika Anda mengalami masalah ekonomi, apakah yang Anda lakukan? Setujukah Anda jika untuk menyelesaikan masalah tersebut harus menghadirkan kata tanya : apa, bagaimana dan untuk siapa ? jelaskan jawaban Anda!.
2.Apakah yang menjadi pemecahan permasalahan dalam ekonomi klasik?
3.Dan apakah pula yang menjadi pemecahan permasalahan dalam ekonomi modern?
4.Dapatkah Anda menjelaskan kata tanya “untuk siapa barang diproduksi?” menurut pendapat Anda?
Kamis, Juli 23, 2009
Kebutuhan Manusia

Sedang enak tidur di bawah selimut yang lembut di waktu subuh, terdengar suara beduk dari mesjid dekat rumah dan kemudian berkumandang adzan subuh. Berisik ya ?! Kemudian menyusul suara kicau burung, dan suara-suara lainnya yang memberi tanda hari sudah pagi.
Coba anda amati !
Kegiatan mulai berlangsung : Pegawai menuju ke kantor, pedagang ke pasar, ke toko atau siap menjajakan dagangannya, petani membajak sawah, dan banyak lagi kegiatan lainnya.
Untuk apa mereka melakukan semua itu ?
Ya…………. Tentu saja untuk mencari uang atau nafkah. Kalau begitu uang buat apa ya ?
Saya ingin sekolah, saya ingin belajar, saya ingin beli baju, saya lapar nich…..!
Ayo …… apalagi ?
Masih banyak ya!?.
Apakah semua kebutuhan hidup itu dapat Anda penuhi? Tentu tidak. Kebutuhan hidup manusia itu banyak sekali dan beraneka ragam, sedangkan barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan sangat terbatas. Kenyataan inilah yang menjadi inti masalah ekonomi.
Sebelum melangkah lebih jauh tentang kebutuhan sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengingat kembali masalah kemakmuran.
Kemakmuran, dalam kamus besar bahasa Indonesia mempunyai arti :
(1) banyak hasil
(2) banyak penduduk dan sejahtera
(3) serba berkecukupan/tidak kekurangan;
Dari makna di atas dapat kita lihat bahwa kata makmur itu berkaitan erat dengan keadaan di mana segala kebutuhan manusia itu telah tercukupi, dan kecukupan dalam diri manusia telah tercapai. Kemakmuran erat dengan makna cukup. Kecukupan yang dimaksudkan di sini tentu saja meliputi aspek material dan spiritual. Artinya, seorang manusia dikatakan telah makmur, apabila ia telah merasa cukup, baik material maupun spiritual, dan telah terpenuhi segala kebutuhannya.
Nah, baiklah kita lanjutkan masalah kebutuhan kita.
Sekarang, agar Anda lebih memahami tentang inti masalah ekonomi itu, tekuni kajian tentang kebutuhan dan alat pemuas kebutuhan berikut ini. Tahukah Anda, apakah yang dimaksud dengan kebutuhan? Kebutuhan sangat dirasakan oleh setiap manusia.
Kebutuhan senantiasa menampakkan dirinya sebagai suatu perasaan kekurangan yang menimbulkan keinginan untuk dipenuhi. Apa yang terjadi pada saat Anda lapar dan haus? Tentunya Anda punya keinginan untuk makan dan minum. Demikian pula perasaan keinginan/kebutuhan Anda terhadap pakaian, tempat tinggal, radio, TV, kendaraan, handphone dan sebagainya.
Anda ingin tahu apa saja kebutuhan yang beraneka ragam itu ?
1.Macam-macam Kebutuhan
Kebutuhan manusia banyak dan beraneka ragam, bahkan tidak hanya beraneka ragam tetapi bertambah terus tidak ada habisnya. Satu kebutuhan telah Anda penuhi, tentu akan datang lagi kebutuhan yang lainnya. Namun demikian, kita dapat menggolongkan kebutuhan-kebutuhan berikut ini:
a.Kebutuhan menurut intensitasnya
Kebutuhan ini dipandang dari urgensinya, atau mendesak tidaknya suatu kebutuhan.
Kebutuhan ini dikelompokkan menjadi tiga: kebutuhan primer, kebutuhan sekunder,
dan kebutuhan tertier.
Kebutuhan Primer : kebutuhan ini mutlak harus dipenuhi agar kita tetap hidup,
seperti kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.
Kebutuhan Sekunder : kebutuhan ini disebut juga kebutuhan kultural,
kebutuhan ini timbul bersamaan meningkatnya
peradaban manusia seperti:
- ingin makan enak
- ingin pakaian yang lebih bagus
- ingin perabotan lebih bagus
- nonton film, pentas seni, dsb.
Kebutuhan Tertier : kebutuhan ini ditujukan untuk kesenangan manusia,
seperti kebutuhan akan perhiasan, mobil mewah, rumah mewah, dsb.
b.Kebutuhan menurut sifatnya
Kebutuhan ini dibedakan menurut pengaruhnya terhadap jasmani dan rohani.
- Kebutuhan jasmani, contohnya: makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.
- Kebutuhan rohani, contohnya: musik, menonton bola, ibadah, dsb.
c. Kebutuhan menurut waktu
Kebutuhan ini dibedakan menurut waktu sekarang dan waktu masa yang akan datang.
Kebutuhan sekarang, adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga,
seperti: makan di saat lapar, atau obat-obatan pada saat sakit.
Kebutuhan masa depan, yaitu pemenuhan kebutuhan yang dapat
ditunda untuk waktu yang akan datang,
misalnya: tabungan hari tua, asuransi kesehatan, dsb.
d. Kebutuhan menurut wujud
Kebutuhan ini meliputi kebutuhan material, yaitu
kebutuhan berupa barang-barang yang dapat diraba
dan dilihat. Misalnya: buku, sepeda, radio, dsb.
e. Kebutuhan menurut subyek
Kebutuhan ini dibedakan menurut pihak-pihak yang membutuhkan.
Kebutuhan ini meliputi: kebutuhan individu, yaitu kebutuhan yang
dapat dilihat dari segi orang yang membutuhkan, misalnya:
kebutuhan petani berbeda dengan kebutuhan seorang guru.
Kebutuhan masyarakat, disebut juga kebutuhan kolektif atau
kebutuhan bersama, yaitu alat pemuas kebutuhan yang digunakan bersama,
misalnya: telepon umum, jalan umum, WC umum, rasa aman, dsb.
Nah, coba ingat kembali, apa saja macam-macam kebutuhan
itu, untuk itu buatlah bagan macam-macam kebutuhan !
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
2.Faktor-faktor yang mempengaruhi Kebutuhan
Sekarang coba Anda pikirkan! Mengapa kebutuhan bagi setiap
orang berbeda-beda? Banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan.
Keadaan alam mengakibatkan perbedaan kebutuhan. Orang yang tinggal di daerah kutub
yang luar biasa dingin membutuhkan pakaian tebal untuk menahan hawa dingin yang
serasa menggigit tulang. Sedangkan kita yang tinggal di daerah tropis cukup memakai pakaian tipis.
Tampaknya keadaan alam mendorong manusia membutuhkan barang-barang yang sesuai
dengan kondisi alam di tempat yang bersangkutan. Cobalah bandingkan, kebutuhan orang
yang tinggal di daerah pegunungan dengan kebutuhan orang yang tinggal di daerah pantai!
Peradaban baru juga berpengaruh terhadap kebutuhan. Makin tinggi peradaban,
makin tinggi pula kualitas barang yang dibutuhkan. Tentunya Anda pernah belajar sejarah!
Coba Anda amati kebutuhan pada masa primitif, dan bandingkan dengan kondisi
masyarakat kita yang sudah mengenal peradaban yang lebih tinggi.
Kebutuhan masyarakat primitif lebih menekankan kebutuhan primer,
kebutuhan itu pun dipenuhi secara sederhana. Untuk makanan misalnya, mereka hanya
tinggal memungut dari hutan atau sekitar tempat tinggalnya.
Bagaimana dengan Anda ?
Seiring dengan kemajuan peradaban, daftar kebutuhan semakin meningkat. Dahulu belum
terpikir radio dan televisi itu penting. Bahkan handphone juga belum ada.
Bagaimana dengan sekarang ?
Rasanya hidup kurang lengkap tanpa radio, TV, buku, mode pakaian, apalagi kalau tidak punya handphone.
Adat istiadat dan tradisi masyarakat berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat.
Misalnya tradisi upacara perkawinan, tradisi mudik lebaran, dsb. Untuk kegiatan itu tentunya juga
akan berpengaruh terhadap aneka ragam kebutuhan.
Baiklah !
Anda coba dengan latihan ini :
Sekarang tuliskan kembali faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan di bawah ini!
1. ......................................................................
2. ......................................................................
3. ......................................................................
4. ......................................................................
5. ......................................................................
3. ALAT PEMUAS KEBUTUHAN
Setelah kita amati ternyata kebutuhan manusia itu banyak dan beraneka ragam. Bagaimana dengan Anda? Apa saja yang Anda perlukan? Cobalah dihitung!
Banyak sekali ya!
Kita butuh pakaian, sepatu, tas, alat tulis, buku sekolah, dan masih banyak lagi untuk kebutuhan yang lain, dan semuanya kita sebut dengan makna barang. Namun untuk kebutuhan pelayanan rumah sakit, sekolah, ibadah hal ini dikenal dengan makna jasa.
Selain itu jika barang yang tersedia jumlahnya terbatas dan untuk memperoleh benda tersebut diperlukan pengorbanan, maka barang ini disebut barang ekonomi.
Sebaliknya, udara, sinar matahari, air di sungai yang tersedia dalam jumlah yang banyak dan untuk mendapatkannya tidak dibutuhkan pengorbanan, maka barang ini disebut barang bebas/non ekonomi.
4. Kegunaan Benda
Untuk lebih memahami bagaimana barang dan jasa dapat memenuhi kebutuhan manusia, marilah kita kelompokkan barang/jasa tersebut menurut kegunaan, hubungannya dengan benda lain dan prosesnya
a.Menurut kegunaannya
benda dibedakan sebagai benda konsumsi, yaitu benda yang dapat langsung digunakan memenuhi kebutuhan, contoh untuk ini adalah makanan, pakaian, buah-buahan, dsb., dan benda produksi, atau disebut juga barang modal. Benda ini dapat digunakan untuk memproduksi benda lain, termasuk benda produksi ini adalah peralatan, dan mesin-mesin.
b.Benda menurut hubungannya dengan benda
lain
dapat ditinjau sebagai benda komplementer dan benda substitusi.Benda komplementer adalah benda yang dalam penggunaannya harus bersama-sama dengan benda lain. Coba Anda pikirkan, benda apa itu? Misalnya: kopi dengan gula, sepatu dengan talinya, minyak dan kompor, bensin dengan kendaraan, dsb.
Benda substitusi, benda ini dalam penggunaannya dapat saling menggantikan, misalnya jagung dapat menggantikan beras, margarine dengan mentega, jasa bus dapat menggantikan kereta api.
c.Benda menurut proses pembuatannya. kegunaan benda dilihat dari proses pembuatannya. Untuk ini benda dapat dilihat sebagai bahan baku seperti: hasil hutan, hasil pertanian, atau barang tambang. Sebagai barang setengah jadi, misalnya: barang untuk industri kecil, kulit untuk sepatu, kopra untuk minyak goreng, dsb. Dan barang jadi, seperti: meja, kursi, sepeda, kemeja, dsb.
Marilah kita amati macam-macam kegunaan benda tersebut.
a.Guna dasar ( Elementary Utility), adalah kegunaan benda karena benda itu merupakan bahan untuk membuat benda lain. Contohnya : kapas menjadi kain, tambahkan contoh lainnya, ya.
b.Guna bentuk ( Form Utility), kegunaan benda yang terjadi karena adanya perubahan bentuk pada benda tersebut. Contohnya : kayu menjadi lemari, tambahkan contoh lainnya, ya.
c.Guna tempat ( Place Utility), kegunaan benda terjadi karena benda tersebut dipindahkan ke tempat yang lebih membutuhkan. Untuk kegiatan ini peranan transportasi sangat penting. Contohnya : Ikan di laut dibawa kepasar ikan, tambahkan contoh lainnya, ya.
d.Guna waktu ( Time Utility), kegunaan benda ini terjadi karena adanya waktu. Contohnya : Obat-obatan pada waktu sakit, payung pada waktu hujan.
e.Guna milik ( Possesion Utility), kegunaan benda ini terjadi setelah seseorang memiliki benda tersebut. Contohnya : Sepatu yang ada di toko kurang berguna tetapi setelah sepatu tersebut dibeli dan dimiliki dapat digunakan untuk ke sekolah atau berolah raga.
Ulangi membaca dan jika Anda telah menguasainya, kerjakan latihan soal pada modul 1 ini. Semoga Anda berhasil mengerjakannya, dan jika belum berhasil ulangi membaca, yakin Anda pasti bisa!
LATIHAN KEGIATAN 1
Jawablah pertanyaan berikut ini.
1.Apakah yang dimaksud dengan kemakmuran ?
2.Jelaskan pengertian kebutuhan yang Anda ketahui?
3.Apakah yang dimaksud dengan kebutuhan menurut intensitasnya? Jelaskan masing-masing dengan contohnya.
4.Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia, dan kaitkan dengan keadaan yang ada di Indonesia!
5.Apakah yang dimaksud dengan barang dan jasa? Berikan contohnya!
6.Apakah yang dimaksud dengan nilai guna (utility)? Jelaskan cara meningkatkan nilai guna tersebut.
7.Buatlah bagan yang merupakan contoh-contoh dari macam-macam kegunaan benda!
8.Coba berikan penjelasan mengenai possession utility dan contohnya
Ok, sampai jumpa dengan modul berikutnya.
MODUL KELANGKAAN

1.Kelangkaan Alat Pemuas Kebutuhan
Penciptaan dan pengolahan benda hingga menjadi lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia memerlukan usaha atau produksi, dengan mencurahkan bahan bahan dasar, tenaga, pikiran, waktu, peralatan, uang dan keahlian yang kesemuanya disebut sumber daya produksi.
Sumber daya alam : adalah benda dan kekuatan yang tersedia di alam semesta, yang secara langsung atau tidak langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, misalnya: tanah, air, sinar matahari, barang-barang galian, dsb.
Sumber daya manusia : sumber daya manusia ini meliputi tenaga jasmani dan rohani yang diperlukan untuk mengambil dan mengolah sumber alam, hingga menjadi benda yang lebih berguna.
Sumber daya modal : adalah barang-barang (sarana) yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang lain, misalnya: uang, bahan mentah, mesin, perkakas, dsb.
Wira usaha/skill : adalah sumber daya manusia yang menyatukan ketiga sumber daya (alam, tenaga kerja, dan modal) dan bertanggung jawab atas kelancaran usaha produksi.
Sekarang marilah kita tinjau kembali sumber daya produksi tadi, tapi tolong tuliskan dulu apakah sumber daya produksi itu?
1. ..................................................................................
2. ..................................................................................
3. ..................................................................................
4. ..................................................................................
Sumber daya produksi tadi sifatnya terbatas, sedangkan kebutuhan manusia tidak terbatas. Kenyataan ini terbukti dari sulitnya manusia memperoleh sumber alam, tenaga kerja, modal maupun wira usaha.
Seseorang baru dapat memperoleh sumber daya tadi setelah seseorang tersebut mengeluarkan berbagai pengorbanan. Namun demikian ternyata masih ada juga yang tidak mampu memperolehnya, apakah karena memang sudah habis, jumlahnya sedikit atau mereka tidak mampu mengeluarkan pengorbanan yang disyaratkan. Keadaan benda pemuas yang terbatas inilah yang disebut dengan kelangkaan.
Apakah yang menyebabkan kelangkaan alat pemuas kebutuhan itu ? Penggundulan hutan, penambangan liar, limbah pabrik atau malas belajar, bagaimana pendapat anda tentang jawaban itu ?
Nah, baiklah kita lihat penyebab kelangkaan itu.
Sebab-sebab kelangkaan antara lain adalah :
a. Terbatasnya persediaan sumber daya alam.
b. Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah alam.
c. Keserakahan manusia dengan akibat berkurangnya benda pemuas kebutuhan, atau menjadi cepat rusaknya benda, misalnya: penebangan hutan liar.
d. Meningkatnya kebutuhan manusia yang lebih cepat dari kemampuan manusia untuk menghasilkan atau belum ditemukannya sumber-sumber baru.
Kelangkaan itu dialami setiap orang, setiap bangsa dan oleh setiap negara. Meskipun situasi dan kondisinya berbeda-beda, namun pokok masalahnya sama.
Nach, coba tuliskan kembali, apa pokok masalah ekonomi itu!
........................................................................................................................................................................................................................................
Benar! Pokok masalah ekonomi itu adalah:
Bagaimana manusia dapat memenuhi kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam dan terus bertambah dihadapkan dengan ketersediaan alat pemuas kebutuhan yang terbatas.
Nah! Coba persiapkan untuk melaksanakan tugas berikut!
1.Bentuklah kelompok (5 orang) untuk melakukan kunjungan/pengamatan pada perusahaan/ home industry (meubeler, batako, genteng, ukir-ukiran, pabrik tahu, pabrik tempe, dsb.).
2.Amati dan catatlah faktor produksi apa saja yang dipergunakan!
3.Catat, berapa jumlah produksi dan dijual ke mana saja!
4.Buatlah laporan hasil kunjungan/pengamatan Anda dan serahkan kepada Guru Anda pada saat pertemuan berikutnya.
2. Pengertian Ilmu Ekonomi
Dalam kehidupan sehari-hari, pasti Anda sering mendengar perkataan ekonomi. Coba sebutkan, apa saja yang mengandung perkataan ekonomi! Ya! Dapat juga ditambahkan, misalnya: pembangunan ekonomi, kesulitan ekonomi, golongan ekonomi lemah, pelayanan ekonomi, dan banyak lagi.
Istilah ekonomi mula-mula berasal dari perkataan Yunani. Oikos berarti rumah tangga, dan nomos berarti aturan.
Perubahan kata ekonomis menjadi ekonomi mengandung arti aturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam suatu rumah tangga.
Tentunya Anda akan bertanya: “ Apakah rumah tangga keluarga?” Rumah tangga dalam hal ini dapat meliputi rumah tangga perorangan (keluarga), badan usaha atau perusahaan rumah tangga pemerintah dsb.
Nah! Kapan ilmu ekonomi dikenal dan mulai dipelajari?
Sebelum orang mengenal ilmu ekonomi, raja-raja dan para cerdik pandai pada jaman dahulu menggunakan ilmu filsafat sebagai dasar untuk mengatur dan memecahkan persoalan ekonomi.
Dengan semakin pentingnya peranan ekonomi dalam kehidupan, mulailah banyak ahli yang tertarik untuk memecahkan persoalan ekonomi, karena filsafat tidak lagi sanggup memecahkan seluruh masalah yang berkembang di masyarakat.
Ilmu ekonomi:Bahan kajian yang mempelajari upaya manusia memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.
Bidang yang dipelajari oleh ilmu ekonomi sangat luas, yaitu tentang tingkah laku manusia dalam masyarakat, dalam usahanya mencari nafkah dan segala apa yang berhubungan dengan itu.
Sebetulnya banyak lagi definisi yang dapat diberikan, tetapi hakekatnya sama didasarkan kepada kebutuhan manusia.
Dalam perkembangannya, ilmu ekonomi kemudian bercabang-cabang mengikuti perkembangan kehidupan ekonomi itu sendiri. Secara garis besar, perhatikan bagan pembagian ilmu ekonomi berikut ini.
Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Misalnya:
- Ekonomi Indonesia pada tahun 70-an.
- Ekonomi Jepang pasca perang dunia II.
Selain itu ilmu ekonomi juga dibahas khusus secara teori yaitu makro ekonomi dan mikro ekonomi. Ilmu ekonomi teori ini membahas gejala-gejala yang timbul sebagai akibat perbuatan manusia dalam usahanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam hal ini makro ekonomi, mengkaji tentang pendapatan nasional, kesempatan kerja, pengangguran, inflasi, dsb.
Mikro ekonomi, hanya mempelajari bagian-bagian dari teori ekonomi secara lebih mendalam seperti: pembentukan harga, rumah tangga produksi, konsumen, dsb.
Cabang yang ketiga dari ilmu ekonomi adalah ekonomi terapan. Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi, misalnya: ekonomi perusahaan, ekonomi moneter, ekonomi perbankan, dsb.
Bagaimana kaitan ilmu ekonomi dengan ilmu-ilmu yang lain? Karena perbuatan manusia sebagian besar ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ilmu ekonomi dapat dikatakan memegang peranan penting dalam kehidupan sosial.
3. Hubungan Ilmu Ekonomi dengan Kemakmuran
Lalu bagaimanakah kaitan antara ilmu ekonomi dengan kemakmuran?
Ilmu ekonomi terkait erat dengan kemakmuran. Bukankah sudah kita ketahui, bahwa ilmu ekonomi adalah bahan kajian yang mempelajari upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran atau dapat pula dinyatakan bahwa hakekat mempelajari ilmu ekonomi itu terbatas pada kesejahteraan material saja?
Nah! Kalau begitu, jika masyarakat sejahtera berarti masyarakat tersebut mengalami kemakmuran. Masyarakat dikatakan makmur apabila semua kebutuhan materi dapat dipenuhi dengan sebaik-baiknya, dan tingkat kemakmuran dapat diukur dari banyaknya barang dan jasa yang dihasilkan serta banyak barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
4. Kegiatan Ekonomi
Nah, sebagaimana kita kaji hubungan ilmu ekonomi dengan kemakmuran, tentunya Anda setuju jika dikatakan bahwa untuk mencapai kemakmuran, kita harus melakukan kegiatan ekonomi.
Kegiatan ekonomi adalah seluruh kegiatan manusia yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kegiatan tersebut bila kita kelompokkan meliputi kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi.
5. Rumah Tangga Keluarga
Rumah tangga keluarga adalah tata kehidupan yang berlaku dalam satu keluarga. Keluarga dalam hal ini meliputi kelompok masyarakat yang terdiri dari suami isteri beserta anak-anaknya.
Coba Anda pikirkan, persoalan apakah yang dihadapi oleh setiap keluarga?
Persoalan yang dihadapi oleh semua rumah tangga keluarga adalah: bagaimana cara memperoleh barang dan jasa agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Untuk itu ada anggota keluarga yang bekerja sebagai petani, pengrajin, buruh, pegawai atau sebagai pedagang.
Nah! Terus apa peran rumah tangga ini dalam kegiatan ekonomi?
Dalam kegiatan ekonomi mereka berperan sebagai pemakai barang atau jasa sekaligus sebagai sumber daya produksi yakni menyediakan tenaga dan modal.
Lalu apa peranan perusahaan dalam kegiatan ekonomi?
6.Rumah Tangga Produksi (Perusahaan)
Perusahaan merupakan suatu organisasi yang menyatukan sumber daya produksi untuk menghasilkan barang atau jasa dengan tujuan mencari laba. Adapun peranan perusahaan dalam kegiatan ekonomi adalah sebagai penyedia barang dan jasa bagi masyarakat.
Bagaimana dengan pemerintah? Coba Anda pikirkan apa peranan pemerintah dalam kegiatan ekonomi?
7. Rumah Tangga Pemerintah
Sebagaimana telah kita kaji, pemerintah dapat melakukan campur tangan dalam kehidupan perekonomian. Campur tangan pemerintah dapat dalam bentuk peraturan atau pengarahan dan perlindungan.
Nah! Dalam kegiatan ekonomi, pemerintah berperan sebagai pengatur, pelindung sekaligus menyelenggarakan jasa-jasa untuk keperluan masyarakat, seperti: pembuatan jalan, jembatan, sekolah dan fasilitas lainnya.
Selain pemerintah, pelaku ekonomi yang keempat adalah luar negeri. Tahukah Anda, apa peranan luar negeri dalam kegiatan ekonomi?
Betul! Luar negeri dalam kegiatan ekonomi dapat berperan sebagai penanam modal, pemasok tenaga kerja (ahli), pemakai barang (ekspor bagi kita) dan pemasok hasil produksi yang kita butuhkan (impor bagi kita).
Ulangi membaca dan jika Anda telah menguasainya, kerjakan latihan soal pada modul 2 ini. Semoga Anda berhasil mengerjakannya, dan jika belum berhasil ulangi membaca, yakin Anda pasti bisa!
LATIHAN KEGIATAN 2
Jawablah pertanyaan berikut ini.
1.Apakah yang dimaksud dengan kelangkaan? Jika banyak air yang terdapat di laut dan banyak air yang ada dalam bak mandi Anda, namun di daerah tertentu orang harus membeli air, maka anda dapat menjelaskan arti dari kelangkaan tersebut.
2.Jelaskan menurut pendapat Anda mengenai pembalakan liar, penambangan liar, dan apakah hubungannya dengan kelangkaan.
3.Bedakan pengertian dari ilmu ekonomi terapan dengan deskriptif.
4.Apakah peranan rumah tangga konsumen dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya.
5.Jelaskan peranan rumah tangga pemerintah menurut pendapat Anda.
------000------
Rabu, Mei 13, 2009
Rabu, April 22, 2009
DEVISA
DEVISA (FOREIGN EXCHANGE)
adalah valuta asing atau uang asing yang dapat diterima
masyarakat dunia/internasional.
1. FUNGSI DEVISA
a. sebagai alat tukar internasional
b. alat pengukur nilai prekonomian suatu negara
c. alat penimbun kekayaan.
2. MACAM-MACAM DEVISA
a. valuta asing --> misalnya : euro Eropa, yen jepang, dll
b. Emas --> sifatnya convertible --> artinya diterima setiap
negara/orang.
c. Special Drawing Right (SDR) --> disebut sebagai emas kertas.
SDR merupakan perkembangan dari DR (Drawing Right) yaitu
hak kredit bagi negara anggota IMF (International Monetary
Fund) yang mengalami kesulitan pembayaran internasional.
d. Cable Order (Transfer Telegrafic) --> sebagai cek yang
dikirimkan melalui telepon/telegram/radio. Cara ini digunakan
oleh bank di dalam negeri kepada relasinya/bank di luar negeri
melalui transfer rekening giro.
e. Bill of Exchange (Wesel) --> berupa surat perintah kepada bank
untuk membayarkan sejumlah uang kepada seseorang.
f. Traveller Cheque (TC) --> cek untuk bepergian atau jalan-jalan
biasanya dibawa turis-turis untuk dicairkan pada bank-bank yang
mengeluarkan TC.
adalah valuta asing atau uang asing yang dapat diterima
masyarakat dunia/internasional.
1. FUNGSI DEVISA
a. sebagai alat tukar internasional
b. alat pengukur nilai prekonomian suatu negara
c. alat penimbun kekayaan.
2. MACAM-MACAM DEVISA
a. valuta asing --> misalnya : euro Eropa, yen jepang, dll
b. Emas --> sifatnya convertible --> artinya diterima setiap
negara/orang.
c. Special Drawing Right (SDR) --> disebut sebagai emas kertas.
SDR merupakan perkembangan dari DR (Drawing Right) yaitu
hak kredit bagi negara anggota IMF (International Monetary
Fund) yang mengalami kesulitan pembayaran internasional.
d. Cable Order (Transfer Telegrafic) --> sebagai cek yang
dikirimkan melalui telepon/telegram/radio. Cara ini digunakan
oleh bank di dalam negeri kepada relasinya/bank di luar negeri
melalui transfer rekening giro.
e. Bill of Exchange (Wesel) --> berupa surat perintah kepada bank
untuk membayarkan sejumlah uang kepada seseorang.
f. Traveller Cheque (TC) --> cek untuk bepergian atau jalan-jalan
biasanya dibawa turis-turis untuk dicairkan pada bank-bank yang
mengeluarkan TC.
Kamis, April 16, 2009
WELCOME TO MY BLOG
Assalamualaikum wr wb,
Salam jumpa, dengan adanya blog ini memudahkan anda menemukan
aneka materi ekonomi yang akan ditampilkan dalam blog ini. Bagi yang
ingin menambahkan materi di blog ini, thank's ya.
Wassalam
Salam jumpa, dengan adanya blog ini memudahkan anda menemukan
aneka materi ekonomi yang akan ditampilkan dalam blog ini. Bagi yang
ingin menambahkan materi di blog ini, thank's ya.
Wassalam
Langganan:
Postingan (Atom)




